Ketua Widyaiswara Tarakan: Dulu Kami Eselon II B
TARAKAN, tribunkaltim.co.id - Meskipun mogok mengajar peserta Pendidikan Latihan (diklat) PIM III dan diklat Prajabatan, tujuh orang Widyaiswara tetap hadir di Badan Diklat. Mereka hadir ini hanya duduk-duduk di ruangannya.
Ketua Ikatan Widyaiswara Indonesia Tarakan, HM Agang Sindja mengaku, mereka tetap hadir, namun tidak mengajar. "Kami cuma datang ke sini, tapi tetap tidak mengajar. Kami akan mengajar kembali apabila besaran jumlah TPP kami disetarakan minimal Esselon III A dan bukan esellon III B. Sebab dulunya kami ini eselon II B, masa tahun ini menjadi eselon III B," ujarnya.
Agang mengungkapkan, pihaknya kecewa karena tahun ini ternyata oleh Pemkot Tarakan pihaknya dinyatakan memiliki jabatan eselon III B.
"Tentunya ini tidak adil. Dulu sama walikota dulu pak Yusuf kami ini, jabatannya eselon II B. Kenapa tahun ini jabatan kami menjadi III B. Kalau begini jabatan kami turun drastis sekali dari II B menjadi III B, seharusnya minimal III A," ujarnya. (tribunkaltim.co.id/11/05/2010)




