Tunggu Petunjuk Korpri


Program Kemitraan Kebun Sawit PNS-PN XVIII yang Belum Terealisasi

TANAH GROGOT – Meski sudah diwacanakan sejak 2009 lalu oleh mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-PAN) Taufiq Effendi, namun program kebun kelapa sawit dengan pola kemitraan Korpri dan masyarakat hingga kini belum terealisasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyebut sudah menyerahkan kepada Korpri untuk mengurusi teknis programnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Drs H Helmy Latief mengatakan, program kebun sawit tersebut memang sudah diluncurkan secara simbolis, namun progresnya kini sedang didalami Kopri yang ditunjuk untuk menangani secara teknis. “Kalau sejauh mana progresnya saya belum terima. Yang pasti jalan terus,” kata Helmy Latif ditemui Kaltim Post di ruang kerjanya, kemarin (14/5).

Ia menambahkan, program ini diusahakan segera terealisasi. Pasalnya, bisa jadi jaminan untuk meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Untuk itulah, pihaknya mempercayakan kepada Korpri agar program ini benar-benar dikawal. ”Banyak hal yang harus diperhatikan, misalnya lahan, siapa yang ditunjuk, dan bagaimana sistem monitoringnya, semuanya sudah siap.

Pemerintah menyambut baik. Apalagi, kami menjadi daerah percontohan,”sambungnya. Sementara itu, Manajer PT Perkebunan Nusantara-XVIII Jono Pinem mengatakan, sebagai penyedia bibit dan pengelola perkebunan, PT PN–XVIII tinggal menunggu petunjuk dari Korpri, sesuai mekanismenya. Dikatakan, satu keluarga peserta program ini mendapat 4 sampai 10 hektare.

Tanah mereka sebelumnya telah dibiayai pihak bank, dan peserta tinggal melunasi dengan cara mencicil sesuai waktu kemampuan membayar. “Kalau lokasinya sudah siap di Petangis. Luasnya sudah diatur dalam MoU (Memorandum of Understanding, Red.) antara Oemkab Paser, perbankan, dan perusahaan kami. Jadi tinggal menunggu realisasi saja, ” timpalnya.

Untuk itulah, lanjut dia, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Korpri. Namun, sejauh ini baru lahan yang sudah disepakati. Selain itu, masih dibahas sambil menunggu proses lainnya. Yang pasti, lanjut dia, jajaranya akan bekerja sesuai instruksi dan mekanisme. “ Makanya, begitu ada petunjuk, kami langsung eksekusi,” tegasnya, singkat.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, jenis sawit yang akan dikembangkan adalah Tenera. Sawit itu merupakan hasil persilangan jenis Dura dengan Pisifera. Sawit ini memiliki keunggulan antara lain daging buah yang cukup tebal, inti sawit tidak terlalu besar, dan kadar minyak juga tinggi. Selain itu pertumbuhan Tenera juga cukup bagus dan memiliki respon yang baik dengan iklim sekitar, baik panas maupun sedang. “Realisasinya akan lancar, kalau sesuai mekanisme. Intinya, kami siap kapan pun,” tandasnya.(art/kaltimpost.co.id/17/05/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra