Ratusan Guru di Kota Bandung Tuntut Kesejahteraan
Ratusan Guru di Kota Bandung Tuntut Kesejahteraan
BANDUNG--MI: Ratusan guru yang tergabung dalam Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) dan Persatuan Guru Republik Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/5).
BANDUNG--MI: Ratusan guru yang tergabung dalam Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) dan Persatuan Guru Republik Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/5).
Mereka menolak pemangkasan tunjangan tambahan penghasilan (TPP). "Kami punya bukti bahwa telah terjadi pemangkasan TPP guru se-Kota Bandung oleh dinas dan inatansi terkait, dengan alasan untuk perbaikan infrastuktur dan menambah budget pendapatan asli daerah (PAD)," kata koordinator aksi Iwan Kurniawan.
Para guru menilai SK Wali Kota Bandung Nomor 840/230/KD Tahun 2010 sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang dan harus dicabut. "SK tersebut secara tidak langsung telah menurunkan penghasilan guru," tegasnya.
Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga mendesak dinas dan instansi terkait segera mencarikan rapel kenaikan tunjangan beras untuk seluruh guru. "Tidak ada alasan untuk memetieskan rapel tunjangan beras guru yang gajinya masih jauh di bawah rata-rata," ujar Iwan.
Para pengunjuk rasa mengancam mengerahkan guru yang lebih banyak jika aspirasi mereka tidak ditanggapi. "Bila perlu, kami akan menduduki kantor DPRD dan Wali Kota Bandung, jika keinginan para guru tidak dikabulkan," tambah Maman Suparman, salah seorang guru. (EM/OL-01/mediaindonesia.com/20/05/2010)




