Kaltim Kurang 2.746 Polisi


Pangkat Inspektur Perlu 687, Kuota Akpol Cuma 11 Orang

BALIKPAPAN - Provinsi Kaltim yang luas wilayahnya mencapai  245.237,80 kilometer persegi, atau satu setengah kali luas wilayah pulau Jawa dan Madura, ternyata masih kekurangan aparat kepolisian. Meski rasio antara jumlah penduduk dan petugas Polri yang ada di Kaltim masih berada di atas angka ideal, namun dibandingkan dengan luas wilayahnya masih sangat kurang.

Seperti diungkapkan Kepala Biro Personel Polda Kaltim Kombes Pol Adhi Prawoto yang dikonfirmasi Kaltim Post menjelaskan, meski dari rasio petugas dan penduduk sudah berada di atas angka ideal, namun dibandingkan dengan daftar susunan personel (DSP), anggota polisi di Kaltim masih sangat kurang.

“Dari rasio petugas kepolisian yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, minimal 1 polisi sebanding dengan 500 penduduk. Di Kaltim, rasionya 1 polisi sebanding dengan 383 penduduk. Nasional saja, rasio petugas dan polisi 1 berbanding 600. Tapi jika dibandingkan dengan luas wilayah Kaltim, petugas kita masih kurang,” terang Adhi didampingi Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta.

Dari DSP yang dikeluarkan Mabes Polri, Kaltim harusnya diperkuat dengan 11.714 anggota kepolisian. Sementara saat ini, riilnya hanya ada 8.968 petugas kepolisian yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim. “Masih kurang 2.746 orang. Sementara saat ini, untuk menambah anggota, kita terkendala dengan anggaran yang harus ditanggung,” ungkap Adhi lagi.

Dari jumlah itu, Adhi menjelaskan, angka terbanyak untuk kekurangan personel memang berada pada tingkat bintara. Yakni mencapai 1.983 orang. Saat ini, dari DSP bintara sebanyak 10.151 orang, angka riilnya hanya 8.168 orang saja.

“Selain bintara, kita juga kekurangan personel yang menduduki posisi perwira pertama, terutama untuk pangkat inspektur. DSP untuk tenaga inspektur, baik inspektur polisi satu (iptu), maupun inspektur polisi dua (ipda), sebanyak 938 orang. Sementara saat ini, kita hanya punya 251 polisi berpangkat inspektur, atau kurang 682 orang,” tegas Adhi.

Kekurangan ini menurut Adhi juga tak sebanding dengan kuota penerimaan perwira polisi, melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), sebagai pencetak calon pemimpin dan perwira kepolisian.

“Memang masih ada jalur lain untuk perwira, misalnya Setukpa atau Sekolah Pembentukan Perwira. Tapi yang paling banyak kan biasanya Akpol. Tahun ini, sementara sudah ada 144 pendaftar Akpol.Sedangkan kuota kita tahun ini hanya 11 personel. Kita berharap masih bisa mendapatkan tambahan kuota, minimal setengah kuota, sehingga bisa mendapatkan jatah 16 orang,” terang Adhi lagi.

Dilihat dari rasio penduduk dan petugas polisi, perbandingan cukup besar masih terjadi di wilayah Poltabes Samarinda. Dengan penduduk mencapai 779.729 jiwa, Poltabes Samarinda memiliki personel 1.007 orang, atau dengan perbandingan 1:770. Disusul Kota Balikpapan, dengan 870 personel, padahal penduduk Kota Minyak mencapai 609.061 jiwa, atau setara dengan perbandingan 1:698 personel.

“Kita berharap, secara perlahan kekurangan ini bisa ditutupi. Sambil menunggu adanya restrukturisasi di jajaran Polri, yang saat ini masih disusun,” jelas Adi.(win/kaltimpost.co.id/20/05/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra