Guru Bersertifikasi Hanya Sekitar 200 Orang


Disdik Tak Mau yang Asal

SANGATTA.  Program sertifikasi bagi guru di Kutai Timur ternyata  lamban.  Menurut Sekertaris  Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim Subiakto,  sampai sekarang  guru yang memperoleh  sertifikasi   dari sekitar 4000 guru  di Kutim, baru sekitar 200 orang. “Saya tidak tahu pastinya, tapi baru sekitar 200 orang yang bersertifikasi,” jelasnya.

Lambannya  program ini karena menurutnya,  Disdik tak ingin  gegaba dalam memberikan  sertifikasi guru. “kami harus selektif. Kalau memang tidak  bisa, maka untuk apa dipaksanakan.  Kami  harus sesuai aturan,  persyaratannya harus benar-benar dipenuhi  baru bisa mendapat sertifikasi. Kami tidak ingin asal – asalan,   kalau memang tidak  mampu, taidak perlu dipaksakan,” katanya.

Disebutkan,  untuk mengejar kualitas pendidikan, maka semua harus  tranparan, harus melaksanakan kewajiban  sesuai aturan,  mulai dari Dinas sampai guru sebagai pelaksana pendidikan.  Selama ini, banyak hal memudahkan  guru  dalam berbagai hal. Seperti kenaikan pangkat, yang  diisyaratkan  bisa naik  dalam dua tahun,  itu memang benar bisa. Hanya saja,  menurutnya, yang jadi pertanyaan,  kalau pada dua tahun  dikatakan bisa, ternyata  memang tepat dua tahun  sudah naik golongan.

“Yang jadi pertanyaan, apakah memang sudah memenuhi persyaratan, sesuai dengan ketentuan.  Untuk itu kami  pikir tidak semunya bisa, meskipun mungkin  ada yang bisa. Karena itu, untuk tahun ini dan selanjutnya kami akan perketat, agar semuanya berjalan sesuai aturan. Jangan hanya mengejar  hak, sementara kewajiban  tidak,” katanya.

Hal sama dengan sertifikasi, yang konsekuensinya adalah  peningkatan  biaya, sebagai hak bagi guru bersertifikasi. “Kalau bersertifikasi kan dianggap lebih dari yang lain, termasuk dalam kualitas.  Karena itu, mereka mendapat  penghargaan berupa  gaji yang nilainya bisa dua kali lipat.  Kalau gaji  naik tapi kualitas , atau kontribusinya kurang terhadap  pendidikan,  maka tidak perlu sertifikasi. Untuk itu kami memberikan sertifikasi dengan  seleksi yang ketat,  dengan berbagai penilaian yang jelas, tranparan  yang harus dipenuhi guru yang mendapat sertifikasi,” jelasnya.

“Jadi kami tidak ingin menghambat, tapi kami ingin agar semuanya berjalan sesuai dengan hak dan kewajiban.  Kalau guru mendapat kemudahan dalam kenaikan pangkat termasuk mendapat  pendapatan yang lebih jika bersertifikasi, maka guru juga harus memberikan  lebih untuk  hasil kerjanya sebagai pendidik.  Mereka harus  membuktikan kualitas dirinya pantas mendapatkan penghargaan dan kemudahan ,  dengan   bukti kualitas anak didiknya,”lanjut Subiakto. (jn/metrobalikpapan.co.id/24/05/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra