Guru Honor Ancam Demo

Protes Insentif, Lima Bulan Belum Dibayar

BALIKPAPAN--Guru honor di Balikpapan berencana ngeluruk ke balaikota dan gedung DPRD. Mereka memprotes belum dibayarkannya insentif selama lima bulan. Persoalan ini sudah bergulir semenjak Dinas Pendidikan (Disdik) masih dipimpin Drs Sardjono MSi.

Sayangnya hingga Sardjono memasuki masa purna tugas 1 Mei 2010, pembayaran insentif guru honor tak kunjung terselesaikan. “Kami sudah berusaha supaya insentif itu segera dibayarkan tetapi sampai kini tidak ada realisasi,” kata Ketua Musyawarah Guru Honor Balikpapan (MGHB), Rahmat kepada Post Metro saat ditemui di kantornya kemarin.

Dijelaskannya, dana insentif sudah dijanjikan oleh Pemkot Balikpapan melalui Disdik. Insentif yang seharusnya diterima guru sebesar Rp 1 juta per bulan sebesar Rp 700 ribu perbulan berasal dari pembiayaan APBD kabupaten/kota. Sementara Rp 300 ribu per bulan didanai oleh APBD Provinsi.

Hal ini, lanjut Rahmat, merupakan kesepakatan yang dihasilkan oleh semua kepala daerah kota/kabupaten se-Kaltim dalam penandatanganan MoU dengan gubernur beberapa waktu lalu.

Namun untuk mendapatkan insentif Rp 300 ribu dari Pemprov, setiap guru harus divalidasi oleh pengawas dengan ketentuan mengajar 24 jam, dan insentifnya akan diberikan selama 6 bulan sekali.

Sementara insentif dari Pemkot, semua guru berhak mendapatkannya tanpa syarat. Insentif Pemkot inilah yang dipertanyakan oleh para guru honor, karena sampai bulan Mei ini mereka belum mendapatkannya. “Kami tidak tahu kenapa belum dibayarkan juga, padahal Guru yang berstatus PNS dan Naban telah mendapatkan insentif tersebut setiap bulan terhitung sejak Januari 2010,” ujar Rahmat.

Yang mengherankan, bebernya, MGHB setiap kali mereka berkomunikasi dengan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Ir Sri Wahyuningsih selalu alasan yang disampaikan karena masih menunggu data berapa jumlah guru honor yang sebenarnya dari pihak MGHB.

Hal ini jelas cukup lucu sebab seharusnya Disdik sudah memiliki dengan lengkap data guru honor yang ada di kota Balikpapan sehingga tidak perlu beralasan menunggu data dari MGHB.

Bahkan pada saat hearing dengan anggota DPRD Komisi IV beberapa waktu lalu, mantan kepala Disdik Sardjono berjanji akan mencairkan insentif itu per tiga bulan yaitu di bulan Maret lalu, kemudian seterusnya akan diberikan setiap bulan sama dengan yang diberlakukan kepada guru PNS dan Naban. “Tetapi hingga beliau pensiun, insentif ini belum juga diberikan,” protesnya.

Rahmat pun meyampaikan bahwa ada 406 orang guru honor yang berhak menerima insentif dari Pemkot Balikpapan lewat Disdik. Tentunya insentif ini sangat diharapkan oleh para guru honor karena rata-rata mereka mendapatkan gaji setiap bulannya hanya Rp 500 ribu.

Untuk memperjuangkan nasib para guru honor ini, pihak MGHB telah melakukan pertemuan dengan Wakil Mendiknas Fasli Jalal di Jakarta, dimana menurut Fasli bahwa insentif para guru honor memang harus dibayarkan kepada mereka karena merupakan salah satu tunjangan untuk guru.

Rahmat mengatakan, seluruh guru honor berniat ngeluruk ke balaikota dan kantor DPRD untuk memperjuangkan nasib insentif mereka, sebab sudah 5 bulan mereka menunggu tetapi tidak juga ada kejelasan, kapan insentif tersebut akan dibayar.(are/metrobalikpapan.co.id/02/06/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra