APBD-P Kaltim 2010 Rp 619 Miliar
SAMARINDA – Pekan depan DPRD Provinsi Kaltim mulai melakukan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2010. Total APBD-P yang akan dibahas Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dan Tim Anggaran Eksekutif (Pemprov Kaltim) sebesar Rp 697 miliar. Sedianya, anggaran setengah triliun lebih itu bakal dialokasikan untuk program infrastuktur, pertanian arti luas, kesejahteraan, kesehatan dan bantuan sosial (bansos).
Anggota Banggar dari Fraksi PPP Rusman Ya'qub mengatakan nota keuangan APBD-P 2010 yang diserahkan dari Tim Anggaran Eksekutif Pemprov Kaltim sebesar Rp 697 miliar. Besaran APBD-P 2010 Pemprov Kaltim itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 400 miliar, Dana Perimbangan Daerah dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).
Ia menjelaskan, hasil konfirmasi melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemprov Kaltim total PAD sejak Januari-Mei 2010 mencapai Rp 500 miliar. "Itu antara lain dari pajak alat berat, pajak retribusi dan lainnya. Itu sudah termasuk dana perimbangan," kata Rusman, yang menghubungi Tribun, Rabu (23/6).
Sedangkan sisa Silpa tahun 2009, lanjut Rusman, menyumbang sebesar Rp 197 miliar. Namun Silpa itu sebelumnya juga sudah digunakan untuk kegiatan-kegiatan lainnya. Pasalnya, Silpa itu masuk dalam pos kas daerah. "Memang menurut Kadispenda Silpa, itu sebagian sudah digunakan. Jadi sisanya itu Rp 197 miliar," jelas Rusman, yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kaltim.
Rencananya APBD-P 2010 mulai dibahas secara bersama Banggar DPRD dan Tim Anggaran Eksekutif tanggal 28 Juni mendatang. "Senin (21/6) kemarin, rapat Banggar baru menentukan jadwal-jadwal pembahasan. "Kemarin belum rapat soal angka-angka. baru menjadwalkan kegiatan rapat-rapat anggaran," kata Rusman.
Disinggung penyerapan alokasi anggaran di APBD-P 2010 bakal banyak menyedot ke infrastruktur, Rusman belum bisa memastikan. Alasannya, kata dia, di APBD murni 2010 pemerintah sudah mengalokasikan untuk infrastruktur.
"Paling hanya penambahan saja, tapi tidak mutlak angkanya. Yang pasti anggaran ini dimaksimalkan untuk kepentingan rakyat," tegas Rusman, seraya menambahkan termasuk bantuan sosial untuk lembaga-lembaga yang jelas seperti PWI, KNPI, Ansor dan lainnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kaltim Marten Apuy saat dikonfirmasi rencana pembahasan APBD- P 2010 mengatakan, pembahasan dijadwalkan tanggal 28 Juni malam. "Pagi sampai sore jadwal kita padat untuk rapat-rapat paripurna dan komisi. Jadi kita sepakati malam pembahasannya (Senin (28/6)," tambah Marten.(bud/tribunkaltim.co.id/26/06/2010)




