Pemprov Beri Beasiswa 29 Ribu Mahasiswa
SAMARINDA. Perhatian Pemprov Kaltim untuk memajukan dunia pendidikan dan membantu mahasiswa tak mampu kembali dibuktikan, itu terutama terkait pemberian beasiswa untuk mahasiswa, yang jumlahnya pun meningkat dibandingkan tahun 2009 lalu. Bila tahun 2009 lalu mahasiswa yang mendapat beasiswa hanya 19 ribu orang saja, tahun ini bertambah 5 ribu mahasiswa, sehingga total mahasiswa yang diberi beasiswa mencapai Rp24 ribu orang. Sementara untuk anggaran yang dialokasikan untuk beasiswa itu nilainya mencapai Rp70 miliar.
Untuk program yang menjadi prioritas menurut Kepala Biro Sosial Setprov Kaltim Sigit Mulyono adalah program kedokteran yang alokasinya Rp5 miliar, dialokasikan untuk dokter umum, gigi dan jenjang profesi. Untuk jumlah mahasiswa kedokteran yang menerima beasiswa itu menurutnya sekitar 500 orang, baik yang saat ini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Unmul maupun di luar daerah.
Ini menurutnya dalah rangka mendukung program Pemprov Kaltim, yakni Kaltim Sehat 2010. Apalagi salah satu yang menjadi prioritas saat ini adalah kuota tenaga medis khususnya dokter, dalam memenuhi program Puskesmas 24 jam. Saat ini diakui dokter di Puskesmas masih mengalami kekurangan, untuk memenuhinya Pemprov melakukan inisiatif dengan membiayai semua mahasiswa Kaltim.
"Makanya untuk semua mahasiswa kedokteran di Unmul, semuanya mendapat beasiswa. Inipun belum termasuk mereka yang kuliah di luar negeri, itu namanya pemberian khusus dan ada perhitungannya tersendiri," terangnya.
Sistem yang digunakan untuk pengucuran beasiswa kepada mahasiswa S1 kedokteran akan mendapat beasiswa Rp6 juta pertahun selama lima tahun, sedangkan untuk peningkatan jenjang profesi sebesar Rp18 juta.
"Jadi untuk S1 mengalami penurunan dari dulunya Rp9 juta kini hanya Rp 6 juta, untuk profesi dinaikan 100 persen dari Rp9 juta kini menjadi Rp 18 juta itu. Pertimbangan teknisnya karena tersendiri dari kami," ujarnya lagi. (ias/sapos.co.id/05/07/2010)




