APBD Perubahan Alokasikan Rp 163 Miliar
SAMARINDA – Alokasi dana jalan tol di APBD-Perubahan Pemprov Kaltim 2010 hanya Rp 163 miliar. Komisi III DPRD Kaltim sebelumnya telah mengestimasikan anggaran tol sebesar Rp 300 miliar lebih.
Kepala Dinas PU Kaltim Husinyah membenarkan dana yang akhirnya disetujui hanya Rp 163 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk pekerjaan fisik seperti pembukaan badan jalan. "Di APBD-P ini Rp 163 miliar. Tapi itu multiyears contract. Kalau tahun ini ada duit sekian, kita bayar," kata Husinsyah.
Sedangkan untuk anggaran infrastruktur di PU Kaltim, dalam APBD Perubahan 2010 untuk kegiatan pryek Bina Marga disetujui Rp 120 miliar. Anggaran tersebut, untuk kegiatan perbaikan longsoran jalan provinsi, rehab dan perawatan jalan. Ini dikemukakan Kepada Dinas PU Kimpraswil Kaltim Husinsyah, usai rapat pembahasan anggaran global untuk APBD-P 2010.
Husinsyah mengatakan untuk anggaran Bina Marga Kaltim dipastikan hanya akan mendapatkan anggaran Rp 120 miliar.
"Itu masih berubah-ubah, tapi yang pasti kita dapat sekitar Rp 120 miliar. Itu untuk Bina Marga, penanganan jalan-jalan provinsi, kegiatannya longsoran, perawatan dan rehab," kata Husinsyah, kepada Tribun usai rapat dengan Komisi III DPRD Kaltim di lantai 6, Selasa (13/7).
Disinggung progres proyek jalan tol, lanjut dia, rekanan yang ikut tender sebanyak 44 kontraktor lokal, nasional ataupun BUMN hingga perusahaan internasional dari Korea. "Banyak yang berminat, lelangnya terbuka dan sudah diproses. Sebanyak 44 rekanan/kontraktor dari nasional/BUMN dan internasional. Untuk APBD Rp 2 triliun selama tiga tahun, sampai 2013. Kemungkinan akhir Agustus sudah ada pemenangnya," kata dia.
Lebih jauh, Husinsyah menjelaskan, anggaran untuk 2011 Dinas PU Kaltim membutuhkan anggaran sebesar Rp 686 miliar. Anggaran tersebut, diperuntukan untuk semua kegiatan infrastruktur yang ditangani Bina Marga dan Cipta Karya.
"Jadi itu total keseluruhan Rp 686 miliar terdiri dari pembangunan, jalan jembatan dan gorong, drainase/saluran dan kemudian pemeliharaan. Kalau untuk pemeliharaan itu Rp 183 miliar. Itu keseluruhan jalan provinsi, panjangnya sekitar Rp 700 kilometer," tambah Husinsyah.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kaltim Syahrun pernah mengatakan kepada Tribun (Kamis 8/7). Syahrun berharap, tahapan pembukaan badan jalan sepanjang 87 kilometer dari Balikpapan-Samarinda bisa diselesaikan hanya 1,5 tahun.
"Saya berharap bisa diselesaikan 1,5 tahun untuk membuka badan jalan saja, belum pengerasan. Makanya kita ingin APBN bisa membantu sekitar Rp 1 triliun lebih. Dari dana APBD kita sepakati Rp 2 triliun," kata Syahrun, yang akrab disapa H Alung.
Rencananya, lanjut Alung, di APBD-P 2010 akan dialokasikan sekitar Rp 300 miliar lebih. "Rencananya Rp 300 miliar lebih, tapi kita sesuaikan juga dengan kebutuhan anggaran di sektor lainnya. Itu belum bisa kita pastikan," kata dia.(bud/tribunkaltim.co.id/17/07/2010)




