Gubernur Siapkan Mutasi Pejabat
Kredibilitas dan Kualitas Tetap Jadi Patokan
SAMARINDA. Bagi pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim yang selama ini malas dan tak memiliki prestasi apapun dalam upaya membangun Kaltim ke arah yang lebih baik, harus berhati-hati, pasalnya Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam waktu dekat akan menggelar mutasi pejabat. Menurut Awang Faroek mutasi pejabat sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi, terutama sebagai proses penyegaran dan pengkaderan. Apalagi ada pejabat yang sudah pensiun, sehingga harus diisi dengan pejabat yang baru.
"Tetapi tentu saja tidak sembarang pejabat yang ditunjuk untuk mengisi jabatan tertentu, dia harus mempunyai kapabelitas dan kualitas yang memadai. Ini penting. Tidak hanya dari segi kualitas dan kedisiplinan, tetapi dari semua sudut, sehingga dia dinilai pantas menduduki jabatan tersebut," kata Awang Faroek belum lama ini.
Menurutnya, bagi pegawai yang malas alias tidak disiplin, tak punya kualitas dan tak memiliki prestasi, jangan pernah berharap diangkat menjadi pejabat. Konsep dan sistem penilaian pun menurut sudah sangat jelas, misalnya melalui organisasi resmi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), yang terdiri dari pejabat terkait, sehingga mereka mempunyai wewenang menilai, apakah seorang pegawai berhak dan pantas menduduki jabatan tertentu atau tidak.
"Jadi tidak asal tunjuk, tetapi benar-benar melalui pertimbangan yang matang. Ini yang harus dipahami oleh pegawai atau pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim," tandasnya lagi.
Disinggung pos apa saja yang akan diisi, menurutnya yang pasti adalah jabatan yang ditinggal karena pejabatnya pensiun. Tetapi ada juga mutasi jabatan yang memang dinilai karena pejabatnya tak mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
"Jadi nantilah kita lihat. Saat ini tim sedang berjalan, melakukan penilaian dan evaluasi. Tentulah semua sisi akan kita evaluasi, sehingga mutasi nanti akan benar-benar sesuai kebutuhan yang ada," tegasnya lagi. (ias/sapos.co.id/21/09/2010)




