Mendaftar CPNS Jangan Lewat Calo
SAMARINDA. Masyarakat di Kaltim yang ingin mengadu nasib sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diminta untuk meningkatkan kewaspadaannya, terutama terhadap aksi penipuan yang mungkin saja terjadi. Hal ini menurutnya sering terjadi, ada seseorang yang menawarkan bantuannya untuk mengurus menjadi CPNS dengan syarat harus mengeluarkan dana tertentu. Makanya, Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Setprov Kaltim Muhammad Djailani mengimbau masyarakat untuk tidak percaya dan hati-hati.
Menurutnya, aksi penipuan yang mungkin saja terjadi dan menimpa masyarakat yang ingin mendaftar menjadi CPNS bisa saja terjadi karena janji-janji tertentu, makanya, ia meminta untuk tidak percaya. Caranya, dengan mengukuti prosedur pendaftaran dan ketentuan yang berlaku. Ia mengakui, terkadang ada masyarakat yang tak ingin repot, sehingga rela mengeluarkan sejumlah uang untuk mempermudah proses. Itu yang menurutnya rawan aksi penipuan. Karena bisa saja seorang calo mengaku mengenal seseorang atau bahkan menjanjikan akan meluluskan, ternyata belakangan malah modus penipuan.
"Rasanya prosedur untuk penerimaan CPNS tidak terlalu sulit asalkan diikuti dengan baik. Apalagi panitia penerimaan CPNS baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten-Kota meyakini, proses rekrutmen berlangsung secara jujur," tegasnya
"Ikuti prosedur yang telah ada dan ditentukan panitia penerimaan. Bahwa ada calo dan menjanjikan sesuatu, memang pasti ada, tak bisa dihindari. Tapi sebenarnya mengikuti prosedur akan lebih bisa dipertanggungjawabkan," ujar Djailani.
Ditanya oknum internal panitia sendiri yang terkadang justru meminta imbalan uang sekian juta untuk meloloskan pelamar CPNS tersebut. Dia mengaku tak memahami persoalan itu.
"Tapi kalau juga ada oknum internal panitia yang melakukannya dan terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi tegas pasti diberikan. Intinya kami Pemprov dan barangkali panitia penerimaan CPNS di Kabupaten dan Kota memastikan, pelaksanaannya dilaksanakan secara jujur," tandasnya.
Seperti diketahui, Kaltim melalui BKD di tingkat Provinsi dan 14 Kabupaten dan Kota merekrut CPNS 2010 ini. Berdasarkan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menegpan dan Reformasi Birokrasi) RI, kuota total keseluruhan CPNS se-Kaltim yang akan direkrut adalah berjumlah 3.877 orang. (ias) Sumber : www.sapos.co.id, Rabu 22/09/2010
Menurutnya, aksi penipuan yang mungkin saja terjadi dan menimpa masyarakat yang ingin mendaftar menjadi CPNS bisa saja terjadi karena janji-janji tertentu, makanya, ia meminta untuk tidak percaya. Caranya, dengan mengukuti prosedur pendaftaran dan ketentuan yang berlaku. Ia mengakui, terkadang ada masyarakat yang tak ingin repot, sehingga rela mengeluarkan sejumlah uang untuk mempermudah proses. Itu yang menurutnya rawan aksi penipuan. Karena bisa saja seorang calo mengaku mengenal seseorang atau bahkan menjanjikan akan meluluskan, ternyata belakangan malah modus penipuan.
"Rasanya prosedur untuk penerimaan CPNS tidak terlalu sulit asalkan diikuti dengan baik. Apalagi panitia penerimaan CPNS baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten-Kota meyakini, proses rekrutmen berlangsung secara jujur," tegasnya
"Ikuti prosedur yang telah ada dan ditentukan panitia penerimaan. Bahwa ada calo dan menjanjikan sesuatu, memang pasti ada, tak bisa dihindari. Tapi sebenarnya mengikuti prosedur akan lebih bisa dipertanggungjawabkan," ujar Djailani.
Ditanya oknum internal panitia sendiri yang terkadang justru meminta imbalan uang sekian juta untuk meloloskan pelamar CPNS tersebut. Dia mengaku tak memahami persoalan itu.
"Tapi kalau juga ada oknum internal panitia yang melakukannya dan terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi tegas pasti diberikan. Intinya kami Pemprov dan barangkali panitia penerimaan CPNS di Kabupaten dan Kota memastikan, pelaksanaannya dilaksanakan secara jujur," tandasnya.
Seperti diketahui, Kaltim melalui BKD di tingkat Provinsi dan 14 Kabupaten dan Kota merekrut CPNS 2010 ini. Berdasarkan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menegpan dan Reformasi Birokrasi) RI, kuota total keseluruhan CPNS se-Kaltim yang akan direkrut adalah berjumlah 3.877 orang. (ias) Sumber : www.sapos.co.id, Rabu 22/09/2010




