Dewan Dukung Langkah Pemprov
Gandeng Adelaide University Australia
KALTIM--Niat Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kaltim melalui jalinan kerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) luar negeri mendapat tanggapan positif dari DPRD Kaltim. Penjelasan itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Wibowo Handoko usai rapat unsur pimpinan DPRD Kaltim, kemarin (2/11).
“Pemprov dan dewan setuju terkait rencana kerjasama Pemprov di bidang pendidikan dengan menggandeng Adelaide University Australia,” kata Wibowo. Dirinya menjelaskan, bentuk kerjasama dengan Universitas dari Australia tersebut di bidang pengembangan SDM, terkait upaya pemenuhan syarat standarisasi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Kaltim dan sekolah-sekolah yang berbasis Boarding School.
Hal ini dinilainya penting agar sekolah-sekolah di Kaltim yang mengklaim diri sebagai sekolah RSBI dapat memenuhi kriteria yang benar. “Selain itu keinginan yang ingin kita capai dari kerjasama ini tentu saja untuk menaikkan mutu pendidikan di Kaltim. Kita tidak bisa berdiam dan menunggu bantuan pemerintah pusat, oleh karena itu ini merupakan upaya yang kita lakukan agar pendidikan di Kaltim bisa setara dengan pendidikan di Jawa,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikannya, jumlah siswa dan mahasiswa Indonesia yang memilih menimba ilmu ke Australia cenderung mengalami peningkatan. Menurutnya, hal itu terjadi setidaknya ada tiga faktor yang berperan, pertama faktor kualitas pendidikan di Australia. Secara kualitatif pendidikan Australia tidak kalah dibandingkan produk pendidikan di Amerika, Inggris, Jerman dan Jepang sebagai negara tujuan pendidikan.
Kedua, faktor ekonomi. Dekatnya Australia dibanding negara tujuan pendidikan lainnya menyebabkan biaya transportasi dan akomodasi di Australia relatif lebih murah. Dan ketiga, faktor politis. “Ilmu dan teknologi yang diberikan oleh universitas dan sekolah-sekolah di Australia lebih netral dan dianggap tidak banyak muatan politisnya,” nilai Wibowo Handoko.
Dia menandaskan, pada prinsipnya dewan mendukung upaya kerjasama dengan Universitas Adelaide. Terlebih lagi substansinya untuk pengembangan sumber daya manusia di Kaltim. “Namun, ada baiknya jika dalam kerjasama tersebut ada beberapa tahapan yang perlu dimaksimalkan yaitu melibatkan universitas negeri seperti Universitas Mulawarman,” sarannya.
Widodo menambahkan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat tercipta standarisasi mutu pendidikan di Kaltim sehingga kualitas siswa atau mahasiswa Kaltim dapat bersaing dengan daerah lain. Terutama dalam mendapatkan maupun menciptakan lapangan pekerjaan di masa yang akan datang yang tentu akan semakin kompleks.(wan/metrobalikpapan.co.id/04/11/2010)




