Tipu CPNS Pegawai Pemprov Jatim Bakal Dipecat
SURABAYA--MICOM: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan akan memecat siapapun pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim yang terbukti terlibat penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
"Kalau memang ada yang terlibat, ya pasti akan kami pecat dan tidak ada lagi peringatan-peringatan. Apalagi Gubernur Jatim Soekarwo sering menegaskan dan mengingatkan kepada anak buahnya," kata Saifullah, Selasa (2/11).
Menurut dia, penipuan terhadap calon pegawai negeri sipil (CPNS) merupakan kasus yang tidak main-main dan akan ditindak tegas bagi yang memainkannya. Sebab, kasus tersebut dinilai akan mencoreng citra PNS di lingkungan Pemprov Jatim. "Pokoknya ini tidak main-main. Kalau sampai kami menemukan ada oknum PNS yang terlibat, maka konsekuensinya pecat," kata mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal itu menegaskan.
Sementara, Kapolda Jatim Irjen Pol Badrodin Haiti mengaku masih masih akan menelusuri kebenaran keterlibatan oknum PNS Pemprov Jatim dalam kasus ini. Dikatakannya, berdasarkan keterangan para tersangka, memang disinyalir bahwa uang yang mereka terima dari korban diserahkan ke oknum PNS aktif.
"Tapi itu belum pasti, dan penyidik masih akan melakukan konfirmasi dan penyelidikan lebih lanjut. Kami belum berani memastikannya, sebab siapa tahu itu hanya akal-akalan tersangka," kata dia.
Dari kasus penipuan CPNS ini, lanjut Badrodin, pihaknya sudah menangkap 15 tersangka dengan bermacam-macam profesi. Beberapa di antaranya adalah pensiunan PNS Dinas Sosial Pemprov Jatim dan ada juga seorang anggota pengurus partai politik.
Menyikapi maraknya penipuan pengangkatan CPNS ini, Kapolda berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu rayuan orang yang mengaku bisa membantu menjadikan PNS. "Menjadi seorang PNS itu ada prosedur tetap dan sesuai mekanisme yang berlaku. Jadi, tidak bisa melalui jalan pintas atau hanya dengan bayar uang langsung lolos," tuturnya. (Ant/OL-04/mediaindonesia.com/04/11/2010)




