Tingkatkan Kembali Peran PPL Dinkes
ANGGOTA Komisi IV DPRD Kaltim, Zain Taufik Nurrohman meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, maupun Dinkes yang ada di kabupaten/kota untuk meningkatkan kembali peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kesehatan, terkait semakin meningkatkan angka kejadian penyakit menular zoonosis.
Menurutnya, penyakit menular zoonosis masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kaltim, terutama rabies, DBD, H5NI, Antrax dan lainnya. Yang mana angka kejadian penyakit-penyakit tersebut masih tinggi. Oleh karena itu upaya pengendalian harus dilakukan secara konprehensif dan terpadu dengan melibatkan sektor terkait.
"Untuk itu, perlu adanya meningkatkan kembali kinerja PPL pada Dinas Kesehatan. Yang dalam hal ini perannya memang diperlukan di tengah-tengah masyarakat sebagai simpul informasi untuk mencegah dan menanggulangi meningkatnya penyebaran penyakit menular ini," ungkapnya.
Zain - panggilan akrabnya--, juga meminta kepada pemerintah untuk menyediakan fasilatas untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan juga layanan terkait hewan peliharaan yang memiliki potensi menularkan penyakit. Disinilah peran PPL diperlukan, untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait jenis-jenis binatang maupun hewan perliharaan yang mempunyai berpotensi untuk menularkan penyakit.
"Contoh soal seperti penggunaan vaksin kepada hewan peliharaan dan akses untuk mendapatkan informasi lainnya," ujarnya.
Selain itu kata dia, peran masyarakat juga sangat penting untuk menanggulangi dan mengendalikan penyakit zoonosis ini. Yakni adanya kesadaran dari masyarakat untuk rajin memeriksanakan hewan peliharaannnya ke dokter hewan dan rutin melakukan vaksinasi. Disisi lain, kehigienisan kandang juga perlu dijaga. Sebab, seperti halnya hewan ternak ayam, yang memiliki potensi untuk menularkan penyakit flu burung, mampu menularkan virus flu burungnya melalui kotoran.
"Oleh karena itu, kita harus waspada dan mampu mengatasinya dengan baik melalui penanggulangan dan pengendalian yang dilakukan secara terencana, dalam kerjasama dan koordinasi yang baik di antara para pihak terkait dan melibatkan masyarakat secara berkesinambungan," tandasnya.(agi/samarindapos.co.id/20/12/2010)




