Duet Putra Daerah Pimpin Kutim
Hari Ini Dilantik Gubernur Awang Faroek Ishak di Gedung Serba Guna
SANGATTA - Duet pasangan Isran Noor dan Ardiansyah Sulaiman yang terpilih dalam Pemilikada 2010 lalu, kini kembali memimpin Kutim setelah dilantik secara resmi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak pada Minggu (13/2) ini. Keduanya merupakan putra daerah Kutim dan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat memimpim daerahnya sendiri.
Jadwal pelantikan telah disusun sedemikian rupa. Pihak panitia sudah menyebar undangan sebanyak 5.000 lembar ke berbagai pihak. Baik tokoh parpol pendukung yang ada di Jakarta, propivinsi Kaltim maupun Kutim sendiri. Selain itu bupati dan wali kota se-Kaltim juga diundang.
Demikian juga tokoh masyarakat, tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Bahkan kades dan RT juga diundang untuk hadir. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II juga dikabarkan akan hadir pada saat pelantikan duet putra daerah menjadi bupati dan wakil bupati periode 2011-2016 tersebut.
“Kita sudah mendistribusikan semua undangan,” kata Ketua Panitia pelaksana pelantikan H Idrus Yunus.
Isran Noor lahir di Sangkulirang pada 20 September 1957. Lelaki yang memiliki 8 saudara ini awalnya berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kaltim pada Maret 1982. Suami dari Hj Nor Baiti ini pernah menjabat Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setkab Kutim) sejak 2001 hingga 2004.
Alumni Fakultas Pertanian Unmul ini memiliki tiga orang anak dari hasil pernikahan dengan Hj Nor Baiti, yakni M Rahman (Rais), S Rahmawati Isran (Rahmi) dan S Anissa Isran (Anis). Isran juga telah menyelesaikan studi Strata dua (S@) pada 2003 di Universitas Dr Sutomo Surabaya.
Isran yang dikenal cerdas ini menguasai tiga bahasa asing, yakni Inggris, Perancis dan Jerman. Tak heran, jika ia pernah elajar di luar negeri seperti di Jerman, Jepang maupun Pilihina karena memperoleh beasiswa. Ketika mengikuti pendidikan spamen tingkat nasional di LAN Bandung pada 2002, lelaki yang pernah menjadi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) ini lulus dengan predikat terbaik dari seluruh peserta se-Indonesia.
Isran kini menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim dan sebelumnya menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kaltim. Ketika dilangsungkan Munas Partai Demokrat, ia juga terplih menjadi pengurus DPP Partai Demokrat Bidang Usaha dan Dana.
Sedangkan Ardiansyah Sulaiman yang mendampingi Isran Noor menjadi wakil bupati, merupakan kelahiran Muara Pahu pada 5 Februari 1964. Lelaki yang pernah menjabat wakil ketua DPRD Kutim ini dikarunia empat anak setelah menikah dengan Hj Siti Robiah. Mereka adalah Adila Rahmah Lathifah, Tsurayya Afra Mufidah, Shofia Abir Zaujah dan Muhammad Mufti Azis.
Ardiansyah menyelesaikan pendidikan di Unmul pada Fakultas Pendidikan tahun 1990 dan S2 pada tahun 2010 yang lalu. Ketika menjadi anggota DPRD Kutim, Ardiansyah menjadi sekretaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebelumnya, ia juga pernah menjadi anggota DPRD Kukar. Karena Kutim dimekarkan, kemudian sesuai daerah pemilihannya, Ardiansyah hijrah ke Sangatta. (kmf1/zom/kaltimpost.co.id/13/02/2011)




