Pejabat Jangan Hanya Tunggu Laporan
SAMARINDA – Sebagai ujung tombak pelayanan, aparat kecamatan dan kelurahan harus mengerti terlebih dahulu permasalahan apa yang tengah berkembang di wilayahnya. Jangan sampai hanya menunggu laporan serta tidak tahu menahu dengan kondisi persoalan yang ada.
Penegasan ini disampaikan Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail kepada jajaran lurah dan camat Samarinda Utara, ketika memimpin apel pagi di halaman kantor kecamatan yang terletak di Kawasan Perumahan Citra Land, Senin (28/3) lalu. Wawali juga menekankan unsur kecamatan dan kelurahan harus mengetahui secara pasti berapa jumlah masyarakat miskin yang ada pada wilayahnya.
“Karena sesuai dengan perkembangannya pertumbuhan warga miskin di Samarinda cenderung terus bertambah dimana saat ini sudah mencapai angka 4,77 persen,” sebut Nusyirwan.
Untuk itu, menurutnya, kondisi ini harus bisa dicermati agar pertumbuhannya tidak terus meningkat, salah satunya melalui upaya pemberdayaan masyarakat. Misalnya, dengan memberikan bekal pengetahuan tentang pengelolaan sampah. “Karena dalam pengelolaan sampah tersebut selain sejalan dengan program HBS yang memang tengah digalakan saat ini, apabila mau dikelola dengan baik maka tidak tertutup kemungkinan bisa menjadi kontribusi pendapatan bagi masyarakat, misalkan dengan cara sampah tersebut diolah menjadi kompos dan sebagainya,” katanya.
Nusyirwan mengakui, sebagai salah satu kecamatan dengan kepadatan penduduk cukup tinggi, wilayah utara saat ini memang banyak menghadapi berbagai persoalan, seperti kerusakan jalan, keterbatasan penyediaan air bersih hingga maraknya keberadaan tambang batu bara.
Namun sejauh ini, pemerintah tidak hanya berdiam diri, hal ini terbukti dengan telah ditutupnya beberapa area pertambangan di wilayah tersebut termasuk pula upaya penanggulangan penyediaan air bersih yang terus diupayakan.
“Bahkan dalam perencanaanya wilayah utara ini masuk dalam kategori zona baru pengembangan kota, tidak terkecuali dalam hal program pro rakyat seperti semenisasi gang dan lain-lainnya wilayah utara akan tetap diperhatikan,” tandasnya.
Pada apel yang dihadiri Sekkot HM Fadly Illa dan Asisten IV tersebut, wawali juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba pendayaangunaan teknologi tepat guna unggulan serta lomba kelurahan tingkat Kecamatan Samarinda Utara 2011. Juaranya, masing-masing usaha jamur Agro Usaha Bersama, usaha kripik Ary dan usaha kerupuk Ponpes Hidayatul Muhidin, serta pemenang lomba kelurahan masing-masing Kelurahan Lempake, disusul Kelurahan Sempaja Selatan, dan Kelurahan Tanah Merah. (kaltimpost.co.id/30/03/2011)




