Calo PNS Kelabui 137 Warga Bali
DENPASAR, KOMPAS.com — Setelah menangkap I Ketut Arnawa, Kepala Sekolah SDN IV Penatih, Denpasar, karena menipu 137 warga bermodus pengangkatan PNS dengan syarat membayar uang pelicin puluhan juta, aparat Polsek Denpasar Timur kini mengarahkan buruan kepada Bambang Subekti, pengusaha asal Jakarta yang merupakan otak sindikat penipuan ini.
"Orang itu (Bambang Subekti) juga kena dalam kasus penipuan ini. Cuma kita masih berusaha mencari tahu di mana keberadaannya," kata Kapolsek Denpasar Timur AKP Gusti Nyoman Wintara saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2011). Dari pengakuan tersangka, Bambang yang berasal dari Magetan, Jawa Timur, itu kini berdomisili di Jakarta.
Tersangka secara rutin melakukan pertemuan dengan Bambang untuk melaporkan jumlah korban dan menyetor uang hasil penipuan. "Yang terakhir setengah bulan lalu di Hotel Maharani," kata tersangka Arnawa. Namun sayangnya, Arnawa tidak mengetahui alamat pasti Bambang sehingga menyulitkan polisi untuk melakukan pencarian.
Seperti diberitakan, aparat Polsek Denpasar Timur menangkap I Ketut Arnawa setelah dilaporkan oleh tiga orang korbannya dengan tuduhan penipuan. Setelah diselidiki, korban sindikat ini mencapai 137 orang dengan dana yang terkumpul cukup fantastis, yaitu Rp 4,669 miliar. Modus tersangka adalah menawarkan SK PNS tanpa tes dengan dalih menggantikan PNS yang akan pensiun.(kompas.com/19/05/2011)




