Diundang Gubernur Rapat Tak Hadir
14 Sekkot/Sekkab Kena SP
SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menganggap 14 sekretaris kota/kabupaten (Sekkot/Sekkab) di Kaltim kurang memberi perhatian terhadap undangan yang dilayangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Untuk itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta kepada Sekprov Kaltim, Irianto Lambrie untuk mengirmkan surat kepada mereka.
SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menganggap 14 sekretaris kota/kabupaten (Sekkot/Sekkab) di Kaltim kurang memberi perhatian terhadap undangan yang dilayangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Untuk itu Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta kepada Sekprov Kaltim, Irianto Lambrie untuk mengirmkan surat kepada mereka.
"Mereka semua sudah diundang, tapi tak ada yang datang. Hanya staf atau kepala dinas saja yang dikirimkan kemari," ujar Sekprov Kaltim, Irianto Lambrie. Menurutnya, undangan kepada para sekkot dan sekkab untuk menghadiri rapat perencanaan yang digelar di Ruang Ruhui Rahayu bersama seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim kemarin.
"Padahal rapat ini untuk membahas 3 hal, diantaranya, persiapan lebaran, dan keagamaan lainnya, evaluasi kerja PNS, dan bantuan hibah dan bantuan sosial yang akan disalurkan," terang Irianto.
Menurutnya, hal yang dibahas di rapat ini sangat penting untuk diketahui para sekkot dan sekkab, untuk memperbaiki kinerjanya di tingkat aparaturnya.
Dan atas ketidak hadiran mereka ini, Gubernur akan mengirimkan surat peringatan yang ditujukan kepada seluruh wali kota dan bupati se-Kaltim.
"Gubernur itu berhak memberi peringatan, karena ia juga memiliki kewenangan terhadap eselon II. Biasanya peringatan pertama dimulai dengan teguran, atau bisa juga pangkatnya diturunkan, hingga pemberhentian," ungkap Irianto. (rm-4/agi/sapos.co.id/24/08/2011)




