Jajaran Eselon III dan IV Pemprov Bali Dirombak
DENPASAR--MICOM: Gubernur Bali Made Mangku Pastika merombak jajaran pejabat eselon III dan IV di pemerintah provinsi setempat. Perombakan itu ditandai dengan pelantikan 255 pejabat eselon III dan 663 pejabat eselon IV.
Menurut Gubernur, pelantikan dan penempatan pejabat merupakan konsolidasi sekaligus sebagai bentuk penyegaran tugas. Karena itu dalam pengangkatan pejabat struktural ukurannya adalah profesionalisme, dan terpenting lagi adalah mereka telah lulus tes psikologi.
"Pendidikan dan jabatan eselon yang akan menempati jabatan tersebut adalah sama. Tetapi kalau psikotesnya tidak lulus, maka mereka tidak bisa menempati posisi tersebut karena dalam melayani masyarakat harus memiliki jiwa yang sehat dan kinerja yang baik," katanya, Rabu (18/1).
Menurut dia, selain sehat secara fisik mentalnya juga harus sehat bagi pejabat tersebut. Sebagai pelayan dan pengabdian kepada masyarakat harus memiliki mental kuat dan sehat fisik.
"Sebagai pejabat tidak boleh sakit-sakitan. Baru ada tugas keluar atau ke lapangan dengan berjalan kaki sedikit sudah ngaku sakit. Kalau kondisi kesehatan pejabat ini tidak cocok menjadi pejabat," ucap Mangku Pastika.
Menyinggung untuk psikotes bagi calon pejabat ke depannya, kata dia, kemungkinan besar parameternya akan ditambah, seperti tes kesehatan. "Para pejabat wajib memiliki jasmani dan rohani yang sehat, sehingga bisa memberi pelayanan yang baik kepada publik.
Gubernur Mangku Pastika mengakui hasil psikotes yang dilakukan hasilnya relatif rendah dengan tingkat kelulusan yang hanya 30 persen. Pengangkatan pejabat, lanjut dia, selain wajib memperhatikan profesionalisme, struktur kepangkatan juga menjadi kreteria, disamping dasar pendidikan yang dimiliki calon pejabat bersangkutan. (Ant/OL-04/mediaindonesia.com/18/01/2012)




