Awang Siap Batalkan Mobdin LC
Mobdin LC untuk Gubernur dan Wagub Kalimantan Timur
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengaku sangat siap jika pengadaan mobil dinas (mobdin) mewah untuknya, yakni Toyota Land Cruieser (LC) ZX seharga Rp 2 miliar per unit dibatalkan. Hal itu menyusul, banyaknya tanggapan miring sejumlah elemen masyarakat yang menyatakan Gubernur dan Wakil Gubernur terlalu berlebihan dalam pengadaan mobdin tersebut.
"Perlu diingat ya, pengadaan mobdin itu sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada yang salah, karena disesuaikan dengan kebutuhan yang ada saat ini, tetapi bila harus dicabut dan ditinjau ulang bahkan dibatalkan, saya siap saja," kata Awang, Jumat (12/2).
Ketentuan yang dimaksudkannya itu adalah sudah mendapat persetujuan dari DPRD Kaltim. Dia mengaku heran, sebab kemudian termasuk anggota Dewan sendiri mempersoalkannya dan bahkan menyebutkan tak ada mata anggaran pengadaannya.
"Saya pikir tak perlu dipersoalkan lah, semuanya sekali lagi sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk ketentuan yang berkaitan dengan pengadaan mobdin untuk Gubernur dan Wakil Gubernur sudah ada aturannya. Dan terus terang saja, saya sendiri belum melihat bagaimana bentuk mobdin baru itu, katanya masih digudang," ujarnya dengan tegas.
Dijelaskannya, kebutuhan akan pengadaan mobdin LC ZX jenis terbaru itu dikarenakan kebutuhan di lapangan. Tak mungkin mobdin jenis biasa dapat menempuh jalur-jalur berbahaya seperti halnya ketika akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan perbatasan dan pedalaman.
"Tapi silakan saja kalau misalnya mau diganti dengan mobil kijang, dan nanti akan diketahui sendiri bagaimana rasanya menuju kawasan perbatasan menggunakan mobil Kijang atau mobil biasa saja," katanya dan mengaku Maret mendatang dijadwalkan akan melakukan Kunker ke daerah utara Kaltim, dan mobdin LC ZX itu akan digunakan untuk pertama kali olehnya dan Wagub Farid Wadjdy.
Namun tentu saja ketika pengadaannya dibatalkan, lanjut Awang harus melalui mekanisme ke DPRD Kaltim. Dan dia menambahkan, mengapa tidak menyoal bagaimana sistem pengadaannya. "Kalau sistem atau prosesnya salah, saya sendiri tidak mau, dan siap menindak tegas staf saya yang menyalahi aturan itu. Nah soal-soal seperti ini, saya pikir yang perlu dipertanyakan," tandasnya.
Seperti diketahui, khusus Gubernur dan Wagub masing-masing mendapat dua mobdin mewah, yakni Land Cruiser (LC) ZX yang diperkirakan seharga Rp2 miliar itu, dan Toyota Camry yang saat ini dipakai untuk operasional sehari-hari, dengan harga Rp700 juta perunitnya. (aid) Sumber : tribunkaltim.co.id, 13-10-2010
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengaku sangat siap jika pengadaan mobil dinas (mobdin) mewah untuknya, yakni Toyota Land Cruieser (LC) ZX seharga Rp 2 miliar per unit dibatalkan. Hal itu menyusul, banyaknya tanggapan miring sejumlah elemen masyarakat yang menyatakan Gubernur dan Wakil Gubernur terlalu berlebihan dalam pengadaan mobdin tersebut.
"Perlu diingat ya, pengadaan mobdin itu sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada yang salah, karena disesuaikan dengan kebutuhan yang ada saat ini, tetapi bila harus dicabut dan ditinjau ulang bahkan dibatalkan, saya siap saja," kata Awang, Jumat (12/2).
Ketentuan yang dimaksudkannya itu adalah sudah mendapat persetujuan dari DPRD Kaltim. Dia mengaku heran, sebab kemudian termasuk anggota Dewan sendiri mempersoalkannya dan bahkan menyebutkan tak ada mata anggaran pengadaannya.
"Saya pikir tak perlu dipersoalkan lah, semuanya sekali lagi sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk ketentuan yang berkaitan dengan pengadaan mobdin untuk Gubernur dan Wakil Gubernur sudah ada aturannya. Dan terus terang saja, saya sendiri belum melihat bagaimana bentuk mobdin baru itu, katanya masih digudang," ujarnya dengan tegas.
Dijelaskannya, kebutuhan akan pengadaan mobdin LC ZX jenis terbaru itu dikarenakan kebutuhan di lapangan. Tak mungkin mobdin jenis biasa dapat menempuh jalur-jalur berbahaya seperti halnya ketika akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan perbatasan dan pedalaman.
"Tapi silakan saja kalau misalnya mau diganti dengan mobil kijang, dan nanti akan diketahui sendiri bagaimana rasanya menuju kawasan perbatasan menggunakan mobil Kijang atau mobil biasa saja," katanya dan mengaku Maret mendatang dijadwalkan akan melakukan Kunker ke daerah utara Kaltim, dan mobdin LC ZX itu akan digunakan untuk pertama kali olehnya dan Wagub Farid Wadjdy.
Namun tentu saja ketika pengadaannya dibatalkan, lanjut Awang harus melalui mekanisme ke DPRD Kaltim. Dan dia menambahkan, mengapa tidak menyoal bagaimana sistem pengadaannya. "Kalau sistem atau prosesnya salah, saya sendiri tidak mau, dan siap menindak tegas staf saya yang menyalahi aturan itu. Nah soal-soal seperti ini, saya pikir yang perlu dipertanyakan," tandasnya.
Seperti diketahui, khusus Gubernur dan Wagub masing-masing mendapat dua mobdin mewah, yakni Land Cruiser (LC) ZX yang diperkirakan seharga Rp2 miliar itu, dan Toyota Camry yang saat ini dipakai untuk operasional sehari-hari, dengan harga Rp700 juta perunitnya. (aid) Sumber : tribunkaltim.co.id, 13-10-2010









