PDAM Provinsi Kalbar Masih Ada
PONTIANAK, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih mempertahankan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Provinsi sebagai penyedia sumber air baku bagi sejumlah PDAM daerah. "Masih ada, sekarang dipimpin Ibrahim Basri, mantan Kadis Perhubungan Kalbar," kata Sekretaris Daerah Pemprov Kalbar Syakirman saat dihubungi, Minggu (13/3/2010).
Menurut dia, PDAM Provinsi Kalbar tidak menyediakan air bersih secara langsung ke konsumen. Namun, lanjut dia, dalam menyediakan air bersih tersebut PDAM Provinsi Kalbar bekerja sama dengan PDAM Kota dan Kabupaten se-Kalbar.
Ia menambahkan, untuk menyiapkan hal itu, PDAM Provinsi Kalbar membutuhkan dana dan dilakukan secara bertahap. Pemprov Kalbar pada 2006 mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar sebagai modal awal PDAM Provinsi melalui APBD.
Ia mencontohkan kebutuhan air bersih di Kota Pontianak terus meningkat. "Tetapi sumber airnya cukup jauh," kata Syakirman.
PDAM Provinsi Kalbar telah merencanakan untuk menjadikan kawasan Danau Lait di Kabupaten Sanggau sebagai sumber air baku. Sumber air itu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan air baku PDAM Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan sebagian Sanggau. Sekitar 60 persen dari 4,2 juta penduduk Kalbar masih belum mendapatkan layanan air bersih.(kompas.com/15/03/2010)










