Bupati: Jangan Menebar Kebencian
Makmur dan Rifai Jadi Tokoh Panutan Warga Batak
TANJUNG REDEB- Ribuan warga Batak yang tergabung dalam Paguyuban Parsadaan Batak Saroha Nauli (PBSN) Kabupaten Berau larut dalam suasana kebersamaan saat merayakan acara ulang tahunnya ke-24. Acara yang digelar di Gedung Graha Pemuda Tanjung Redeb itu juga dihadiri seluruh lintas etnis yang ada di Berau.
Masyarakat Batak yang terdiri dari beberapa marga, memiliki banyak seni budaya. Beberapa di antaranya ditampilkan dalam acara tersebut. Salah satu tarian yang ditampilkan adalah tari tor tor, dengan mengenakan busana khas berupa ulos. Di acara itu Bupati Berau Makmur HAPK bersama Wakil Bupati Berau Ahmad Rifai mendapatkan penghargaan khusus dari warga batak. Keduanya hadir dengan mengenakan busana adat Batak, yang disimbolkan sebagai tokoh panutan yang mampu membina dan merukunkan seluruh etnis di kabupaten Berau.
Ketua PBSN Berau Herbin Siagian menyampaikan, warga Batak bersama semua etnis yang ada di daerah ini siap mendukung pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Berau. Dikatakannya, seperti paguyuban-paguyuban lain, keberadaan warga Batak di Berau juga merupakan mitra pemerintah daerah.
“Kami punya prinsip, dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujarnya.
Senada yang diungkapkan Ketua Forum Lintas Adat Berau, Jiang Bith menyampaikan, akan tetap menjaga kebersamaan yang akrab antarsuku di Kabupaten Berau. Dia juga menekankan kepada seluruh perwakilan etnis, untuk tidak menodai keamanan di Kabupaten Berau, baik dalam pilkada maupun perayaan lainnya.
“Mari terus kita junjung tinggi rasa kebersamaan ini, jangan sampai ternoda dengan hal-hal yang tidak diiginkan. Selama ini di Berau tidak pernah mengalami gejolak sosial antaretnis. Ini patut kita pertahankan,” kata Jiang Bith.
Bupati Berau Makmur HAPK yang hadir dalam acara itu menyampaikan, Pemkab Berau sangat mendukung acara tersebut. Selain dapat meningkatkan tali silaturahmi, juga dalam rangka melestarikan budaya, khususnya budaya Batak.
Bupati kembali mengingatkan, kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersamaan. Baik di antara warga di paguyubannya sendiri, maupun dengan seluruh masyarakat lain yang ada di Berau.
“Jalin selalu persatuan dan kesatuan, serta tetap menjaga suasana kondusif daerah,” imbaunya.
Bupati Makmur juga mengajak kepada warga Batak yang ada di daerah ini untuk menyukseskan pilkada damai tanpa ada gangguan apapun.
“Kita harus bertekad dan bersatu amankan pilkada. Ketua paguyuban harus memberikan pemahaman kepada warganya agar tidak menebar kebencian antarsesama warga yang menimbulkan gejolak sosial,” ujar Makmur.
Dia juga berharap warga Batak menjadi terdepan dalam menyukseskan pilkada. “Selama sejarah pilkada di Berau, tidak pernah sekalipun terjadi gejolak sosial. Mari kita pegang teguh suasana seperti ini dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan,”ucapnya. (bm3/kaltimpost.co.id/24/05/2010)




