Semester Pertama Kemenkes Habiskan 30 Persen Anggaran
JAKARTA. Kementeraian Kesehatan Nasional (kemenkes) baru menghabiskan 30 persen APBN 2010. Padahal tahun anggaran sudah menginjak semester kedua.
Menkes, Endang Rahayu Sedyaningsih mengakui masih belum memenuhi target penggunaan setengah anggaran pada semester pertama. Dari total anggaran sekitar Rp 21 triliun, pihaknya masih menghabiskan 30 persennya. Yakni sekitar 5,25 triliun. ?Kami masih dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa,? ungkapnya.
Endang menyebutkan, pada semester dua ini pihaknya membuka 32 paket dengan jumlah total pengadaan sekitar Rp 290 miliar. Menuurut Endang, upaya pengadaan barang dan jasa tersebut telah dibuka secara online melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik di situs www.lspe.depkes.go.id.
?Disana kami buka macam dan jenis paket yang dilelang,? ujarnya. Bahkan, dilengkapi dengan proses dan langkah untuk mendaftar. Prosedurnya, lanjut Endang, dilakukan melalui 20 langkah utama. Diantaranya, mendaftar sebagai peserta lelang hingga menjawab sanggahan.
Dia menjelaskan, selama proses evaluasi lelang dan pengusulan calon pemenang akan dilakukan secara transparan dalam SPSE. Dia berharap dengan cara tersebut memberikan kesempatan pada masyarakat untuk turut berpartipasi di dalamnya. ?Jadi semua jelas apa yang ditawarkan dan jumlahnya. Juga ada berapa yang mendaftar dan siapa pemenangnya,? ucap Endang.
Dia menambahkan, dengan SPSE terbukti adanya efisiensi anggaran. Endang menyebutkan, ada beberapa lelang yang sudah dalam proses unwishing tampak ada efisiensi sebanyak 3,5 triliun. ?Ini sangat menghemat sekali. Belum lelang yang lainnya nanti,? tuturnya.
Terkait opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap pengelolaan keuangan kemenkes dengan penilaian Tidak Memberikan Pendapat (TMP), Endang mengaku akan terus melakukan perbaikan-perbaikan. ?Tentu pengalaman ini berharga untuk mengelola keuangan kedepan,? tandasnya. (nuq/sapos.co.id/06/07/2010)




