Berharap Pemprov Kaltim Lakukan Koordinasi
Soal Nasib Mahasiswa Kaltim di Kairo
SAMARINDA. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Hj Encik Widiani berharap ada langkah dari Pemprov Kaltim, untuk melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Kairo, Mesir, terkait nasib mahasiswa Kaltim yang berada di Kairo. Hal ini dikatakan oleh Encik terkait semakin memanasnya situasi di Kairo, Mesir. "Iya, saya berharap demikian. Pemprov Kaltim sebaiknya segera melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Kedutaan Besar Indonesia di Kairo terkait nasib mahasiswa kita di sana (Kairo,Red)," tegasnya.
Pasalnya menurut Encik, komunikasi yang sedikit terganggu, dan berita-berita di media yang memuat situasi di sana, dipastikan akan membuat khawatir para orang tua mahasiswa Kaltim di Indonesia. "Saya lihat di televise, katanya warga di sana sudah sudah mulai kesulitan bahan makanan. Ini tentu membuagt khawatir para orang tuanya di Indonesia. Hal yang sama terjadi terhadap para orang tua mahasiswa Jatim, seperti yang saya lihat di televisi. Mereka sangat mengkhawatirkan keadaan anak-anaknya," papar Encik.
Jumlah mahasiswa Kaltim yang berada di Kairo menurutnya cukup banyak. Dari hasil pertemuan beberapa waktu lalu, saat Kalti akan membangun mess mahasiswa di Kairo, jumlahnya sekitar 50 orang. "Upaya konfirmasi untuk mengetahui nasib para mahasiswa Kaltim di Kairo saat ini sudah cukup melegakan para orang tua di Kaltim. Paling tidak mereka bisa mengetahui keadaan anaknya saat ini. Kabar terakhir sekitar 2009 jumlahnya sekitar 50 orang, kemungkinan saat ini sudah bertambah," katanya.
Hal itu menurutnya perlu dilakukan, kendati saat ini pemerintah Indonesia sudah berupaya melakukan evakuasi."Hampir seluruh Negara saat ini sedang melakukan evakuasi warganya di Kairo. Termasuk Indonesia. Kendati demikian, menurut saya perlu juga kita (Kaltim,Red) melakukan konfirmasi ke kedutaan Indonesia," pungkasnya.(agi/samarindapos.co.id/02/02/2011)




