Pemprov-Pemkot Khitan 51 Anak Tak Mampu
SAMARINDA. Kamis (10/2) kemarin, 51 anak dari keluaga kurang mampu mengikuti khitanan massal yang digelar Dinas Sosial dan RSUD A Wahab Sjaharanie beserta Dinas Kesejahteraan (Dinkesos) Samarinda.
Ini adalah bentuk kerjasama lintas instansi antara Pemprov Kaltim dengan Dinas Kesejahteraan Kota Samarinda yang merupakan bentuk kepedulian untuk membantu orang yang kurang mampu.
Khitanan yang diikuti oleh 24 anak jalanan, 15 anak dari keluarga kurang mampu, dan 12 anak dari panti asuhan ini dilakukan di Ruang Gerhana di gedung utama RSUD AW Sjahranie.
Untuk petugas medisnya, oleh tim dari RSUD AW Sjahranie yang terdiri dari dokter Spesialis Bedah dan 3 orang dokter umum serta 9 orang perawat.
Kepada para orang tua anak yang telah dikhitan Direktur RSUD AW Sjaharanie, Ajie Syirafuddin menyampaikan agar memberikan obat sesuai aturan yang sudah diberikan. "Kami ingatkan agar kontrol kembali Senin, jam 09.00 pagi di Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW Sjahranie Samarinda," jelas Ajie Syirafudin.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Kaltim H Bere Ali yang turut menyaksikan khitanan masal itu menjelaskan, pendataan anak-anak Samarinda yang kurang mampu di lakukan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Samarinda. "Karena Dinkesos Samarinda yang mengetahui persis data-datanya. Berapa jumlah anak yatim, jumlah anak jalanan dan kurang mampu, semua ada datanya pada Dinkesos Samarinda," terang Bere Ali.
Untuk menghibur anak-anak usai di khitan, mereka diberi bingkisan berupa sarung dan kopiah serta obat-obatan. (kaltimpost.co.id/11/02/2011)
(rm-4)




