Isran: Tak Mampu, Silakan Mundur!
SANGATTA - Bupati Kutim H Isran Noor mengimbau kepada seluruh jajarannya untuk selalu melakukan koordinasi yang baik dan solid antar instansi maupun lembaga lingkup pemerintah kabupaten. Hal itu menurutnya dalam rangka penyelesaian masalah yang terjadi sekaligus menyamakan presepsi.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati dalam sambutan usai melantik puluhan pejabat struktural eselon II, III, dan IV di ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (23/2) kemarin. “Kalau ada kesalahan atau masalah cepat lakukan koordinasi. Jangan terlalu cepat berbicara ke media, karena akan menimbulkan multi tafsir. Belum tentu pihak luar mengerti sepenuhnya permasalahan yang terjadi,” kata Isran.
Dijelaskan lebih jauh olehnya, tindakan tersebut diambil bukan sebagai upaya memboikot para pejabat untuk berinteraksi dengan media melainkan hanya membatasi berbicara yang tidak jelas kepada media luar. Isran mengatakan dirinya akan selalu menjujung tinggi hak dalam berdemokrasi, tetapi tidak ingin kebebasan yang diberikan malah merugikan semua pihak.
Pada kesempatan tersebut Isran yang mengenakan stelan jas berwarna cokelat muda keabu-abuan kembali mengingatkan bahwa imbauan yang ia sampaikan dimaksud adalah benar-benar untuk menjaga kekompakan tim kerja yang ada di lingkup Pemkab Kutim. Dia tidak menginginkan pihak luar menyimpulkan bahwa pemerintah lalai dan tidak waspada, bahkan yang lebih ekstrim dipandang masyarakat tidak bermoral dan KKN (korupsi, kolusi nepotisme). “Saling menjaga, jangan sampai dikatakan bermasalah,” tegasnya.
Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini juga mengatakan jika seluruh pejabat termasuk dirinya dapat memelihara nama baik dan bekerja secara profesional sesuai undang-undang maka secara langsung atau tidak langsung semua pihak telah memelihara nama baik pemerintah daerah dan kepercayaan masyarakat. Berikut, terkait dengan percepatan pembangunan Isran mengajak kepada semua Instansi di komandoi oleh pimpinannya masing-masing untuk bekerjasama dan terlibat untuk selalu memberikan yang terbaik bagi daerah ini.
“Jika tidak mampu, lebih baik berjiwa besar. Silakan mundur dari jabatan. Karena masih banyak yang bisa menggantikan saudara. Sebab kita ingin 2011 menjadi lebih baik dalam pelaksanaan tugas,” tegas Bupati mengingatkan. (kmf4/san/kaltimpost.co.id/24/02/2011)




