Kejagung Mutasi Besar-besaran


JAKARTA – Gerbong mutasi pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali bergeser. Kali ini terhadap pejabat eselon II dan eselon III. Padahal, selama ini, lembaga penegak hukum pimpinan Basrief Arief itu masih menyisakan sejumlah kasus yang belum rampung hingga bisa dibawa ke pengadilan.

Informasi yang diterimaJPNN, mereka yang dimutasi adalah Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Jasman Panjaitan dan Ketua Tim Perkara Sisminbakum pada JAM Pidsus Yulianto. Jasman akan menjabat Kajati Kelas II Kalimantan Barat sedangkan Yulianto sebagai koordinator pada Kejati Jawa Tengah.

Posisi Jasman akan digantikan Arnold Angkouw yang sebelumnya menjabat Direktur Penuntutan (Dirtut) pada JAM Pidsus. Dirtut akan diisi oleh Didik Darmanto yang sebelumnya Kajati Nusa Tenggara Timur. Widyo Pramono Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum), sedangkan Kajati Lampung Arminsyah digeser menjadi Inspektur III Pengawasan pada JAM Was.

Total mutasi untuk eselon II sebanyak 34 orang dengan surat bernomor No.169/A/JA/08/2011. Sedangkan eselon III ada 98 orang dengan surat bernomor Kep IV 464/C/08/2011 tertanggal 02 Agustus 2011.

Padahal, Kejagung belum merampungkan banyak perkara yang menyita perhatian publik. Di JAM Pidsus sendiri, kasus korupsi penyewaan pesawat di PT Merpati Nusantara Airlines belum rampung. Kasus tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan tapi tanpa tersangka. Selain itu, kasus korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) juga berlarut-larut. Tersangka Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo diperpanjang masa cekalnya tanpa kejelasan kapan dibawa ke meja hijau.

Hal serupa juga terjadi pada kasus penerimaan gratifikasi dengan tersangka mantan Kepala Bea dan Cukai Bandara Juanda Argandiono. Kendati sudah ditahan dan sejumlah duit di rekening disita, berkas Argandiono belum juga dilimpahkan ke pengadilan.

Dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad mengakui adanya mutasi besar-besaran itu. Namun, dia tidak bisa menyebutkan siapa saja yang dialihtugaskan. ’’Ada banyak sekali saya tidak hafal. Baik eselon II maupun eselon III,’’ kata Noor di Jakarta kemarin (4/8).

Noor menegaskan bahwa mutasi itu tidak berarti kinerja aparat yang bersangkutan sedang menurun. Justru, kata dia, mutasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja anggota korps Adhyaksa. Tujuannya, mereka semakin terpacu memberi yang terbaik dalam masa singkat pengabdian. ’’Mutasi itu hal biasa. Itu seperti tour of area, tour of duty. Tujuannya ntuk penyegaran organisasi agar menggairahkan dan memaksimalkan kinerja,’’ kata Noor. (aga/agm/jpnn/zal/kaltimpost.co.id/05/08/2011)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra