Guru Diminta Melek TI
Tak Perlu Bolak-Balik ke Disdik Tanya Aturan
TENGGARONG - Letak geografis Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang luas dan terdiri 18 kecamatan, membuat akses informasi melalui media cetak tidak bisa begitu cepat diterima oleh sekolah hingga guru di kecamatan bagian hulu maupun pesisir. Apalagi media cetak perlu waktu untuk menjangkau kecamatan-kecamatan yang jauh dari ibu kota kabupaten itu.
"Maka, cara cepat untuk meyampaikan informasi bagi sekolah atau guru di kecamatan yang jauh itu dengan media online melalui internet," ujar Kepala Kepegawaian Dinas Pendidikan (Disdik) Kukar Haspian Nur Nafsi, Selasa(10/1) kemarin.
Hal itu seiring dengan telah terbukanya jaringan komunikasi dan pemanfaatan sarana prasarana internet, yang bisa diakses oleh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Disdik, hingga pendidik dan tenaga kependidikan (PTK). Menurut dia, sekolah maupun guru perlu mendapat informasi dari Disdik Kukar terkait aturan-aturan, program kegiatan, dan hal-hal lain tentang pendidikan yang lebih mudah diterima UPT dan PTK melalui internet.
Karena itu pihaknya perlu mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan hal tersebut. Sebab pemanfaatan teknologi informasi sesegera mungkin sudah menjadi suatu keharusan, apalagi guru dengan program Gerbang Raja telah mendapatkan laptop beserta fasilitas pendukung hingga mampu menjangkau 18 kecamatan.
"Kalau tidak mempersiapkan media dalam menyampaikan informasi dan sebagainya dalam proses pendidikan, maka akan tertinggal. Seperti pendataan Ujian Nasional dan kenaikan pangkat, semuanya berbasis online," katanya.
Hasfian mengatakan nantinya Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Pendidik(NUPTK), Kepegawaian, hingga Pengelolaan Data semuanya tidak menggunakan pengelolaan manual lagi melainkan berbasis Teknologi Informasi (TI) melalui internet.
Karena itu Disdik mengirim enam stafnya mengikuti pelatihan pengelolaan website dan jaringan internet di Yogya Executive School (YES) selama tujuh hari sejak 9 hingga 15 Januari. Pelatiahan ini bertujuan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Disdik untuk mempersiapkan hal-hal yang berhubungan dengan TI. Staf Disdik yang sedang melakukan pelatihan di Jogja itu, menurut Hafsian begitu selesai akan mentransferkan ilmunya kepada rekan-rekan mereka baik itu yang berada di UPT hingga di sekolah.
Sekadar untuk diketahui, saat ini Disdik Kukar sudah memiliki website. Selain fasilitas website sebagai media publikasi dan informasi, Disdik juga akan memaksimalkan fasilitas email yang telah dimiliki. “Sehingga dengan memaksimalkan website dan email, UPT dan PTK tidak perlu lagi bolak-balik jauh-jauh hanya untuk mengetahui peraturan-peraturan, cukup hanya dengan mengakses website dan berkomunikasi melalui email," harapnya. (hmp03/kaltimpost.co.id/11/01/2012)




