Indonesia Nyaris Jadi "Juru Kunci" di Asia
Soal Tata Kelola Pemerintah
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono
Kamis, 11 Februari 2010 | 12:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance atau KNKG Mas Achmad Daniri mengakui meskipun ada perbaikan dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik di pemerintah, tetapi pelaksanaan good governance di Indonesia dinilai masih tertinggal jauh dibandingkan negara Asia lainnya.
Dari 11 negara yang melaksanakan tata kelola pemerintahan yang dinilai oleh lembaga Asian Corporate Governance Assosiation, Indonesia berada di nomor urut 10 atau hanya setingkat di atas Filipina.
"Memang ada kemajuan, akan tetapi masih tertinggal dengan negara lainnya dengan negara Asia lainnya. Jadi, menurut penilaian mereka, Indonesia masih belum secepat negara lainnya," kata Mas Achmad saat ditanya pers dalam keterangan seusai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
"Adapun untuk penilaian tahun 2009 masih dijalankan dan hasilnya akan diumumkan pada pertemuan di Bali, Mei yang akan datang," lanjut Mas Achmad.
Tata kelola merupakan prinsip-prinsip menjalankan pemerintahan, perusahaan atau layanan publik yang dilakukan dengan baik, transparan, kredibel, dan jauh dari penyimpangan, apalagi korupsi. Ia juga mengatakan, untuk korporat ada kemajuan seperti perusahaan di BUMN, tetapi ada juga yang belum melaksanakan sehingga tertinggal.
Dalam pertemuan itu, Mas Achmad Daniri didampingi pengurus KNKG lainnya, Bin Hadi dan Angela Indirawati Simatupang. Adapun Boediono didampingi oleh Juru Bicara Wapres, yang juga Staf Khusus Bidang Media Massa, Yopie Hidayat. Sumber :kompas.com, 11-2-2010
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono
Kamis, 11 Februari 2010 | 12:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance atau KNKG Mas Achmad Daniri mengakui meskipun ada perbaikan dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik di pemerintah, tetapi pelaksanaan good governance di Indonesia dinilai masih tertinggal jauh dibandingkan negara Asia lainnya.
Dari 11 negara yang melaksanakan tata kelola pemerintahan yang dinilai oleh lembaga Asian Corporate Governance Assosiation, Indonesia berada di nomor urut 10 atau hanya setingkat di atas Filipina.
"Memang ada kemajuan, akan tetapi masih tertinggal dengan negara lainnya dengan negara Asia lainnya. Jadi, menurut penilaian mereka, Indonesia masih belum secepat negara lainnya," kata Mas Achmad saat ditanya pers dalam keterangan seusai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres, Jakarta, Kamis (11/2/2010).
"Adapun untuk penilaian tahun 2009 masih dijalankan dan hasilnya akan diumumkan pada pertemuan di Bali, Mei yang akan datang," lanjut Mas Achmad.
Tata kelola merupakan prinsip-prinsip menjalankan pemerintahan, perusahaan atau layanan publik yang dilakukan dengan baik, transparan, kredibel, dan jauh dari penyimpangan, apalagi korupsi. Ia juga mengatakan, untuk korporat ada kemajuan seperti perusahaan di BUMN, tetapi ada juga yang belum melaksanakan sehingga tertinggal.
Dalam pertemuan itu, Mas Achmad Daniri didampingi pengurus KNKG lainnya, Bin Hadi dan Angela Indirawati Simatupang. Adapun Boediono didampingi oleh Juru Bicara Wapres, yang juga Staf Khusus Bidang Media Massa, Yopie Hidayat. Sumber :kompas.com, 11-2-2010




