Samarinda Waspada Musim Banjir


SAMARINDA--MI: Wali Kota Samarinda Achmad Amins menginstruksikan kepada berbagai pihak agar segera mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak buruk dari terjadinya musim hujan.

"Ini mengingat sejumlah daerah di Indonesia kini tengah tertimpa musibah banjir. Mumpung di daerah ini justru kini masih  kemarau, jadi perlu mengambil berbagai langkah antisipasi menjelang musim hujan," kata Wali Kota Achmad Amins di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (15/2).

Ia menginstruksikan agar semua pihak bisa membersihkan parit maupun drainase yang tersumbat serta membuang sampah pada tempatnya. "Kalau juga sebelumnya memang hal itu sudah rutin dilakukan, sekarang tingkatkan lagi jadwalnya. Harus ekstra kerja keras, jadi semua saluran yang buntu dapat dibersihkan secara tuntas," ujar Wali Kota yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Samarinda HM Faisal.

Ia  mengatakan bahwa langkah itu untuk mengantisipasi berbagai dampak buruk dari musim hujan, khususnya banjir mengingat beberapa daerah di Indonesia sedang menerima musibah banjir akibat tingginya curah dan itensitas hujan.

"Langkah-langkah antisipasi perlu segera dilakukan, terutama meminimalisir terjadinya banjir. Kita harus antisipasi dari sekarang, karena di Jawa maupun Jakarta sebagian sudah terjadi banjir," kata Amins menegaskan.

Wali Kota mengingatkan bahwa keperdulian untuk menjaga kebersihan lingkungan itu bukan semata-mata tanggung jawab Pemda namun semua pihak. "Kami berharap agar warga jangan hanya mengandalkan DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) Kota dan Bina Marga tapi masyarakat juga ikut berpartisipasi aktif memelihara lingkungan sekitarnya, sehingga bila nanti sudah datang musim hujan parit-parit sudah bersih dan salurannya tidak ada lagi yang buntu," imbuh dia.

Kota Samarinda termasuk daerah paling rawan mengalami banjir saat musim hujan, beberapa faktor yang dianggap penyebab hal itu, di antaranya banyak drainase yang tersumbat dan tidak berfungsi, kian berkurang kawasan tangkapan air serta pendangkalan Sungai Karang Mumus dan Sungai Mahakam.

Dalam beberapa tahun terakhir, banjir besar menimpa kota berpenduduk sekitar 700.000 jiwa itu bukan hanya sekali dalam satu tahun namun bisa mencapai tiga dan empat kali seperti pada  2009.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Achmad Amins juga mengimbau agar semua pihak melakukan langkah-langkah mengantisipasi dampak buruk dari musim hujan lain, misalnya berkembangnya berbagai jenis penyakit saat peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Berbagai penyakit itu, misalnya demam berdarah dengue (DBD), infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan diare. Achmad Amins mengingatkan bahwa  masalah kesehatan ini, terkait erat dengan pola hidup sehat dari masing-masing warga atau keluarga dan pemerintah hanya bisa mengimbau berbagai dampak penyakit yang mungkin timbul. (Ant/OL-03/mediaindonesia.com/16/02/2010)
 
Kalender Agenda
previous month May 2012 next month
M T W T F S S
week 18 1 2 3 4 5 6
week 19 7 8 9 10 11 12 13
week 20 14 15 16 17 18 19 20
week 21 21 22 23 24 25 26 27
week 22 28 29 30 31
Polling
Bagaimana menurut Anda website BKD Tipe 3 ini?

Please register to vote

 
buy viagra online | viagra price | viagra side effects | information viagra | buy viagra | buy viagra pills | buy generic viagra | viagra for sale | order viagra online | is viagra safe for women | free viagra sample | viagra natural | female viagra | viagra 6 free samples | USA viagra | Viagra uk | viagra purchase | dosage viagra | discount viagra | viagra cheap | non prescription viagra