Kutim Peringkat Pertama
Kabupaten Penunjang Menuju Sawit Kaltim Satu Juta Hektare
SANGATTA- Kutai Timur (Kutim) yang memiliki produk unggulan kelapa sawit memilki potensi yang cukup besar. Menurut data di Bappeda Kaltim, kabupaten ini memiliki andil besar dalam menunjang program perkebunan kelapa sawit satu juta hektare.
SANGATTA- Kutai Timur (Kutim) yang memiliki produk unggulan kelapa sawit memilki potensi yang cukup besar. Menurut data di Bappeda Kaltim, kabupaten ini memiliki andil besar dalam menunjang program perkebunan kelapa sawit satu juta hektare.
Hingga saat ini, Kutim tercatat sudah memiliki tanaman lahan perkebunan seluas 155.452,5 hektare (ha). Jumlah tersebut terbagi perkebunan swasta besar 115.452,50 hektare dan perkebunan rakyat 40 ribu hektare. “Ini sangat luar biasa, karena Kutim memiliki peringkat pertama dalam penyumbang atau pendukung menuju Kaltim satu juta hektare perkebunan kelapa sawit,” kata Sigit dari Bappeda Kaltim, saat mewakili Kepala Bappeda Kaltim dalam Musrebang Kutim, kemarin.
Dijelaskan, dengan perkebunan kelapa sawit yang bakal menuju satu juta hektare itu, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah ini. Saat ini, Kaltim sendiri masih kalah dengan provinsi lain seperti Kalbar dan Kalteng yang sudah mencapai sekitar 2 juta hektare lebih di dua provinsi itu.
Selain perkebunan kelapa sawit, Kutim juga memiliki keunggulan produk lainnya di sektor perkebunan. Antara lain pisang, jagung, karet, batu bara dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Beberapa sektor perkebunan di daerah ini perlu terus dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
Pihaknya yakin, melalui sektor unggulan di perkebunanan kelapa sawit dan perkebunan lainnya, masyarakat bisa menikmatinya dengan baik. Tentunya masyarakat juga dilibatkan dalam kemitraan dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit tersebut.
Dikatakan, meski Kutim merupakan kabupaten pemekaran, namun sektor perkebunan kelapa sawit sudah melampaui Kabupaten Paser yang merupakan daerah pertama menanam sawit di Kaltim. Di Paser tercatat hanya sekitar 37 ribu ha, jumlah tersebut untuk perkebunan swasta sebesar 32 ribu ha dan perkebunan rakyat 5 ribu ha.
Saat ini secara keseluruhan di Kaltim sudah mencapai 595.000 ha lahan perkebunan kelapa sawit. Untuk perkebunan swasta seluas 473.706,50 ha dan perkebunan rakyat seluas 121.293,50 ha. “Kita harapkan dalam waktu yang tidak begitu lama, target satu juta hektare seluruh Kaltim bisa terealisasi, dengan bantuan kabupaten/kota yang ada di Kaltim,” katanya.
Beberapa waktu lalu, Bupati Kutim H Isran Noor mengatakan, perkebunan kelapa sawit di Kutim akan terus berkembang karena minat investor untuk menanamkan modal di sektor ini cukup besar. Bahkan perkebunan kelapa sawit sudah merambah ke hampir seluruh kecamatan yang ada di daerah ini.
Seperti diketahui, Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng merupakan kecamatan yang terdahulu menikmati hasil perkebunan kelapa sawit tersebut. Bahkan di dua kecamatan ini uang yang beredar di masyarakat setiap bulannya mencapai puluhan miliar rupiah. Sebagian besar berasal dari sektor perkebunan kelapa sawit. (kmf1/kaltimpost.co.id/18/03/2010)




