Ikut Promosikan Wisata Berau
ORGANISASI pencinta vespa ini memiliki komitmen tersendiri untuk ikut serta membangun Berau, khususnya ikut mempromosikan objek wisata. Itu sebabnya pecinta vespa ini menamakan organisasinya Derawan Vespa Klub (DVK). Organisasi pecinta tunggangan besi ini berdiri sejak awal 2009.
Meski usia organisasi DVK itu tergolong muda, namun kontribusinya mempromosikan objek wisata Berau cukup membanggakan. Cara organisasi vespa dalam memperomosikan objek wisata berau ini sangat sederhana, mereka berbagi cerita dengan pecinta vespa lainnya yang tersebar disejumlah kota/kabpaten yang ada di Kaltim.
Hingga saat ini sudah tiga daerah yang dilaluinya, di antaranya Bulungan, Tarakan dan Malinau. Tak hanya keluar daerah, perkumpulan DVK ini juga menjelajahi sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Berau, di antaranya Pulau Derawan, Talisayan, Tabalar, Biatan dan lain-lainnya. Hingga saat ini personil DVK itu mencapai 60 orang, dengan mengendarai berbagai usia jenis vespa dengan berbagai aksesoris nyentrik dan keren.
Para pengendara vespa itu mengaku sudah hobi, meskipun harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah tak lagi dipikirkan. “Bagi pecinta sepeda motor kuno, memiliki vespa atau scooter tahun 60-an, bukan main bangganya. Saat itu motor bukan hanya jadi sarana transportasi, tetapi juga dikategorikan sebagai kendaraan mewah,”ujar Syahrani, ketua DVK Berau.
Menurutnya, vespa terpuruk dan menjadi barang kuno bukan lagi sebagai barang murahan atau seharga rongsokan. Harga jenis vespa kuno malah lebih tinggi ketimbang motor keluaran baru yang ada sekarang. “Meskipun vespa kuno kehilangan kekuatannya untuk bersaing di jalan raya, namun keunikannya mampu meraih simpati dan mendapat tempat di masyarakat,”katanya. (bm3/kaltimpost.co.id/31/05/2010)




